P3SEKPI Research Info

Research of our researchers will contribute to the world.

Implikasi Perubahan Tarif DR dan PSDH Terhadap Laba Pemegang Ijin UPHHK-HA dan Penerimaan Negara Bukan Pajak, Serta Potensi Limbah Pembalakan: Studi Kasus Hutan Alam Produksi Di Kalimantan Timur

  • Waktu : 12 bulan, Tahun: 2013

Merosotnya produksi kayu bulat hutan alam menekan penurunan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) sektor kehutanan. Untuk mengantisipasi penurunan PNBP pemerintah berusaha menaikkan besarnya tarif PSDH dan DR. Penelitian ini bertujuan untuk mengaji implikasi perubahan tarif DR dan PSDH terhadap laba pemegang ijin UPHHK-HA dan PNBP sektor kehutanan, dan potensi pemanfaatan limbah kayu pembalakan sebagai sumber tambahan PNBP sektor kehutanan. Jenis data yang dikumpulkan meliputi: (1) biaya pengelolaan hutan, (2) harga kayu bulat, dan (3) limbah pembalakan. Data biaya pegelolaan hutan dan harga kayu bulat diperoleh dari hasil pencatatan dokumen dan wawancara dengan pengelola hutan, sedangkan data limbah pembalakan diperoleh berdasarkan pengukuran di lapangan. Hasil kajian menunjukkan perubahan tarif DR dan PSDH secara berbarengan menyebabkan perolehan laba perusahaan menurun sebesar -84,9%, sedangkan perolehan PNBP meningkat sebesar 37,1%. Di perusahaan contoh diperkirakan tersedia 19 574 m3 limbah pembalakan dapat dimanfaatkan. Hasil kajian menyarankan : (1) mengingat kenaikan tarif PSDH lebih sensitif dibanding kenaikan tarif DR, kebijakan kenaikan tarif DR dapat langsung diberlakukan, sementara penetapan harga kayu bulat di TPn perlu didasarkan pada suatu metode penetapan yang rasional, dan (2) perubahan tarif DR dan PSDH  perlu mempertimbangkan besarnya limbah pembalakan di hutan

Ketua: Dr. Ir. Satria Astana M.Sc
Anggota:
  1. - Soenarno -
  2. - Sukanda -
  3. - OK Karyono -

Location:

  • Kalimantan Timur

Copyrights © 2020 P3SEKPI. All Rights Reserved