P3SEKPI Publication Info

Publication of our researchers will contribute to the world.

Valuasi Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove Di Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat

  • View : 312
  • Download :
Sebelum hutan mangrove Desa Apar dijadikan tempat wisata seperti sekarang, masyarakat menganggap
hutan mangrove hanya sebagai tanaman liar yang tidak jelas fungsi dan manfaatnya sehingga tidak pernah
terawat. Banyak tanaman mangrove yang mati akibat kekeringan dan sebagian diambil masyarakat untuk kayu
bakar sehingga hutan mangrove jauh dari keadaan lestari. Untuk mengelola dan menjaga kelestarian ekosistem mangrove dilakukan beberapa upaya, salah satunya dengan mengkuantifikasikan jasa lingkungan yang diberikan ekosistem mangrove yang biasa disebut dengan valuasi ekonomi. Valuasi ekonomi dapat dijadikan acuan dalam hal penyusunan strategi pengelolaan wilayah pesisir untuk menjaga keberadaan dan kelestarian ekosistem mangrove. Tujuan penelitian adalah (a) untuk menghitung nilai ekonomi hutan mangrove Desa Apar, Kota Pariaman, (b) untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap manfaat ekonomi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan nilai ekonomi total hutan mangrove seluas 10,62 hektar di Desa Apar sebesar Rp950.486.837,58/tahun. Nilai ekonomi keberadaan memiliki nilai paling tinggi sebesar Rp783.749.874,6, nilai ekonomi langsung sebesar Rp89.520.000/tahun, nilai ekonomi tidak langsung sebesar Rp74.898.670,98/tahun, dan nilai ekonomi pilihan sebesar Rp2.318.292/tahun. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap nilai ekonomi keberadaan berdasarkan willingness to pay (WTP) yaitu pendapatan dan tingkat pendidikan
Anggota :
Penulis lain :

Rezi Junialdi, Yonariza, & Ardinis Arbain

More Info

  • Journal : Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan
  • Volume : 16
  • No. : 2
  • Year : 2019

Copyrights © 2020 P3SEKPI. All Rights Reserved