P3SEKPI - Books Collection


No Title Info Researcher File
1 Hutan Rawa Gambut dan HTI PULP dalam Bingkai REDD+

Abstract :

Buku ini akan mendeskripsikan dinamika perubahan simpanan karbon pada kasus konversi hutan rawa gambut menjadi hutan tanaman industri pulp, menaksir nilai ekonomi karbon pada hutan rawa gambut dan hutan tanaman industri pulp dan mengevaluasi peranan HTI di lahan gambut dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Berdasarkan taksiran tersebut diperoleh beberapa rambu-rambu untuk memutuskan pilihan pengelolaan apa bagi hutan yang tumbuh di atas lahan gambut.

Publisher : P3SEKPI
ISBN : 978-602-14274-2-2
Year : 2013
Yanto Rochmayanto S.Hut, M.Si
Ir Ari Wibowo M.Sc
Download
2 Analisis Diskursus dan Implikasinya Bagi Perbaikan Kebijakan

Abstract :

Hutan lindung selama ini diakui mempunyai fungsi yang vital sebagai penyangga kehidupan, karena dipercaya dapat mengatur tata air, mencegah banjir, mencegah erosi, mencegah intrusi air laut dan memelihara kesuburan tanah. Tetapi kepercayaan tersebut ternyata tidak disertai dengan upaya untuk menjaga kelestariannya. Rentetan bencana yang terjadi tidak menyadarkan kita. Hutan lindung ibarat seorang anak yang buruk rupa, orang tuanya sendiri malu untuk mengakuinya dan orang lain enggan untuk mengadopsinya. Begitulah kiasan untuk menggambarkan nasib hutan lindung yang sejak tahun 1998 didesentralisasikan sebagian besar pengelolaannya oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kabupaten. Pemerintah Kabupaten dengan berat hati menerima pengelolaan hutan lindung dan membiarkannya, sedangkan Pemerintah Provinsi tidak berdaya berbuat apa-apa karena tidak ada kewenangan ditangannya. Adakah yang salah dalam kebijakan desentralisasi pengelolaan hutan lindung? Selama ini begitu banyak penelitian tentang tentang implementasi desentralisasi pengelolaan hutan lindung, tapi benarkan semua itu semata-mata karena kesalahan implementasi sebuah kebijakan? Buku ini menjadi berbeda dengan buku yang lainnya, karena buku ini berusaha mengupas ketidakefektifan kebijakan bukan hanya dari sisi implementasinya saja tetapi jauh menelusuri bagaimana kebijakan tersebut dibuat. Teori kebijakan menyatakan bahwa ketidakefektifan sebuah kebijakan disebabkan oleh isi kebijakan dan implementasinya. Isi kebijakan terkait dengan proses yang terjadi pada saat kebijakan tersebut dibuat

Publisher : P3SEKPI
ISBN : 978-602-7672-11-6
Year : 2012
Dr. Ir Sulistya Ekawati M.Si
Download
3 Operasionalisasi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH): Langkah Awal Menuju Kemandirian

Abstract :

Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) sudah diamanatkan dalam dokumen perundangan-undangan sejak tahun 1967, tetapi sampai saat ini upaya untuk mewujudkan KPH beroperasi masih banyak menemui kendala. Banyak buku telah ditulis, diskusi dengan para pihak telah banyak digelar dan dukungan keb?akan telah diluncurkan oleh Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kehutanan, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Buku ini berisi kritikan, saran perbaikan untuk pembangun KPH dan uraian praktis untuk menuntun para praktisi KPH memberanikan diri maju melangkah ke depan agar KPH segera beroperasi. Penulis menyadari banyak sekali tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan KPH untuk segera beroperasi, mulai dari belum lengkapnya peraturan perundang-undangan, lambatnya penanaman nilainilai baru (KPH) ke stakeholder, rendahnya komitmen Pemerintah Daerah, masalah tenurial, belum jelasnya tata hubungan kerja, terbatasnya sumber pendanaan dan sapras, kurang kapabelnya SDM di daerah dan sebagainya. Ditengah keterbatasan tersebut secara eksplisit muncul kesadaran kolektif yang tumbuh dari kalangan birokrat (khususnya di level Pemerintah Pusat) untuk bersama-sama mendukung pembangunan KPH. Kesadaran kolektif tersebut perlu ditularkan ke daerah. Membangun kesadaran kolektif bisa dilakukan melalui berbagai cara, seperti : membangun instrument keb?akan yang mendukung pembangunan KPH, penyuluhan, penyebarluasan informasi (misalnya dengan pencetakan buku, lea?et, pam?et, dsb), membangun dialog dalam rapat-rapat dan pertemuan.

Publisher : P3SEKPI
ISBN : 978-979-21-4222-8
Year : 2014
Dr. Ir Sulistya Ekawati M.Si
Download
4 Kiat Berbinis Sengon Tanam Sekali, Untung Berkali-kali

Abstract :

Kayu merupakan kebutuhan manusia sejak dahulu hingga sekarang. Walaupun teknologi semakin tinggi dan muncul berbagai macam produk pengganti kayu, kebutuhan kayu dunia tidak pernah menurun. Sengon (Falcataria mollucana) merupakan salah satu jenis kayu yang mempunyai pasar dunia yang cukup tinggi. Sengon merupakan kayu asli Indonesia, terutama berasal dari daerah Indonesia Timur. Sengon mendapat julukan sebagai “miracle species” karena merupakan jenis yang memiliki pertumbuhan tercepat di dunia. Kelebihan tersebut menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menanam sengon. Harapannya, mereka dapat memperoleh hasil dalam waktu yang singkat (lima tahun) dan dengan keuntungan yang tinggi. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh seringkali tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini disebabkan banyaknya faktor yang seringkali tidak diperhatikan sehingga sengon yang mereka tanam tidak tumbuh secara optimal.

Publisher : P3SEKPI
ISBN : 978-602-6961-17-4
Year : 2016
Dr. Ir. Satria Astana M.Sc
Dewi Ratna Kurnia Sari S.Hut, M.Si.
Download
5 Dilema Pemilikan Keanekaragaman Hayati dan Orkestrasi Konservasi Tumbuhan Hutan 

Abstract :

Kesadaran terhadap ancaman kepunahan spesies akibat kerusakan lingkungan mulai marak akhir-akhir ini. Namun demikian, banyak dimensi yang perlu dipahami oleh masyarakat suatu bangsa terkait ancaman kepunahan tersebut. Hal ini berhubungan pula dengan kebijakan nasional yang dibangun secara sektoral sebagaimana kita pahami melalui sejarah yang berlaku universal. Amerika sebagai negara maju pun mengalami hal yang sama. Pada era 1930-an, Negara “Paman Sam” tersebut mengalami dust bowl (kemerosotan mutu lingkungan) sehingga perlu adanya komitmen bersama untuk mengatasi akar permasalahan, yakni memperbaiki keseimbangan lingkungan yang berubah secara drastis

Publisher : P3SEKPI
ISBN : 978-602-6961-19-8
Year : 2016
- - -
Download
6 Cadangan Karbon pada Berbagai Tipe Hutan dan Jenis Tanaman di Indonesia (Seri 2)

Abstract :

Perhitungan emisi pada bidang kehutanan (sektor berbasis lahan) memerlukan informasi data aktivitas dan faktor emisi. Faktor emisi dibentuk oleh nilai cadangan karbon pada berbagai tipe penutupan lahan. Oleh karena itu, informasi cadangan karbon pada berbagai tipe hutan sangat penting untuk menghitung status dan tingkat emisi rujukan. Cadangan karbon hutan memiliki nilai yang bervariasi. Variasi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain: tipe hutan, jenis vegetasi, jenis tanah, tipe iklim dan curah hujan, topografi, ketinggian tempat, dan kondisi biofisik lainnya, termasuk teknik silvikultur dan manajemen hutan yang diterapkan. Saat ini sumber informasi cadangan karbon yang komprehensif di berbagai tipe hutan dan penggunaan lahan masih terbatas. Referensinya tersebar di berbagai publikasi, sehingga belum terintegrasi di tingkat nasional maupun sub nasional. Di sisi lain, informasi cadangan karbon dan faktor emisi diperlukan oleh berbagai entitas, baik lembaga pemerintah di pusat dan daaerah, lembaga non pemerintah maupun lembaga lain sebagai praktisi mitigasi perubahan iklim. Dengan demikian penyusunan buku ini merupakan langkah yang strategis dalam penyediaan informasi dan acuan bagi berbagai pihak.

Publisher : P3SEKPI
ISBN : 978-979-21-4223-5
Year : 2014
Yanto Rochmayanto S.Hut, M.Si
Download
7 Dinamika Tutupan Lahan: Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi

Abstract :

Hubungan antara pembangunan ekonomi dan dampak lingkungan telah lama diperdebatkan. Komisi Dunia Lingkungan dan Pembangunan (WCED) yang diketuai Brundtland pada tahun 1987 dalam laporannya mengemukakan kekhawatiran atas kemampuan lingkungan hidup dan sumberdaya alam untuk memenuhi kebutuhan manusia saat ini dan masa depan. Tantangan yang paling penting bagi pengelola sumber daya alam adalah menciptakan keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan dengan mengusulkan memanifestasikan interaksi positif antara sumberdaya alam dan kegiatan manusia dalam bentuk penggunaan lahan atau perubahan penutupan lahan di suatu wilayah (Naiman , 1992).

Publisher : P3SEKPI
ISBN : 978-979-21-4224-2
Year : 2014
Dr. Ir Hariyatno Dwi Prabowo M.Sc
Raden Deden Djaenuddin S.Si., M.Si.
Download
8 Hutan Rakyat Sumbangsih Masyarakat Pedesaan Untuk Hutan Tanaman

Abstract :

Hutan memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan manusia. Dari segi produknya, hutan menghasilkan tiga kelompok produk yaitu kayu, hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan jasa lingkungan, atau dari aspek kemanfaatannya hutan menghasilkan tiga kelompok manfaat yaitu lingkungan, sosial dan ekonomi. Manfaat lingkungan hutan bersifat tidak langsung dan sulit diukur nilainya namun mudah dirasakan dalam kondisi ketiadaannya karena rusak. Hutan yang semakin rusak menghasilkan manfaat lingkungan yang semakin rendah. Bencana alam seperti banjir, tanah longsor, kekeringan dan pemanasan global terjadi antara lain karena banyaknya hutan yang rusak. Manfaat lingkungan lainnya adalah bahwa hutan melindungi dan sekaligus sebagai sumber keanekaragaman hayati, baik flora maupun fauna.

Publisher : P3SEKPI
ISBN : 978-979-21-4225-9
Year : 2014
Dr. Ir Triyono Puspitodjati M.Sc
Download
9 Hutan Tanaman Pangan Realitas, Konsep Dan Pengembangan

Abstract :

Pemenuhan kebutuhan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia diamanatkan Undang-Undang (UU) Nomor 12/2012 tentang Pangan. UU tersebut mewajibkan Pemerintah menyelenggarakan pengaturan, pembinaan, pengendalian, dan pengawasan terhadap ketersediaan pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, bergizi, merata dan terjangkau oleh daya beli masyarakat. Sementara itu, masyarakat berperan dalam menyelenggarakan produksi dan penyediaan, perdagangan dan distribusi serta sebagai konsumen yang berhak memperoleh pangan yang aman dan bergizi.

Publisher : P3SEKPI
ISBN : 978-979-21-4220-4
Year : 2014
Dr. Ir Triyono Puspitodjati M.Sc
Download
10 Hutan Untuk Rakyat Jalan Terjal Reforma Agraria Di Sektor Kehutanan

Abstract :

Buku Hutan untuk Rakyat Jalan Terjal Reforma Agraria di Sektor Kehutanan bertujuan untuk mengingatkan kembali, menunjukkan dan memberikan pemahaman kepada publik, para aktor dan institusi negara, terutama para pengambil kebijakan, legislatif, serta korporasi bahwa bangsa dan negara ini telah jauh berlayar melenceng dari titik arah yang dicita-citakan para pendiri bangsa. Tidak mengherankan bila di tengah-tengah lajunya kapal, berbagai gelombang besar, dalam wujud konflik-konflik yang berbasis lahan terus menghantam hampir di semua sisi kapal. Hantaman-hantaman gelombang pun seakan tak reda bahkan semakin besar sehingga membuat posisi kapal berlayar terseokseok dan rentan untuk terjerumus dalam lautan yang dalam. Parahnya perbaikan-perbaikan yang dilakukan menurut istilah Wiradi (2013) sebagai piecemeal improvement atau perbaikan tambal-sulam yang tidak akan pernah bisa mengarahkan laju kapal ke cita-cita awal bangsa ini sebagaimana diistilahkan Moh. Hatta, negara agraris yang berkemakmuran dengan landasan distribusi penguasaan lahan yang berkeadilan.

Publisher : P3SEKPI
ISBN : 602-14913-8-6
Year : 2014
Ir Ismatul Hakim M.Sc
Download
11 Cadangan karbon pada Berbagai Tipe Hutan dan Jenis Tanaman di Indonesia(Seri 1)

Abstract :

Hutan merupakan sumber daya alam yang sangat penting dan bermanfaat bagi hidup dan kehidupan baik secara langsung maupun tidak langsung. Manfaat langsung dari keberadaan hutan di antaranya adalah kayu, hasil hutan bukan kayu dan satwa. Sedangkan manfaat tidak langsungnya adalah berupa jasa lingkungan, baik sebagai pengatur tata air, fungsi estetika, maupun sebagai penyedia oksigen dan penyerap karbon. Penyerapan karbon sendiri terjadi didasarkan atas proses kimiawi dalam aktivitas fotosintesis tumbuhan yang menyerap CO2 dari atmosfer dan air dari tanah menghasilkan oksigen dan karbohidrat yang selanjutnya akan berakumulasi mejadi selulosa dan lignin sebagai cadangan karbon

Publisher : puspijak
ISBN : -
Year : 2010
- - -
Download
12 Pedoman Pengukuran Karbon untuk mendukung Penerapan REDD+ di Indonesia

Abstract :

Salah satu komponen penting untuk pelaksanaan REDD+ adalah pengukuran, pelaporan dan verifi kasi (MRV) yang transparan, komparabel, koheren, lengkap dan akurat. Tantangan untuk membangun MRV adalah bagaimana masyarakat dan para pihak terkait mengetahui dan dapat melakukan pengukuran yang kredibel dalam pemantauan penurunan penurunan cadangan karbon (emisi) dan penambahan cadangan karbon (sink) dari kegiatan REDD+.

Publisher : puspijak
ISBN : -
Year : 2010
- - -
Download
13 Pendanaan Dan Distribusi Pembayaran Untuk Redd+

Abstract :

Hutan merupakan sumberdaya alam yang mempunyai fungsi ekonomi, ekologi, sosial, dan budaya yang diperlukan untuk menunjang secara langsung dan tidak langsung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Hal ini karena peran hutan dapat dilihat sebagai penyangga sistem kehidupan secara lokal, nasional, regional, dan global. Jasa keberadaan hutan sebagai penyangga ekosistem diperlukan oleh semua lapisan masyarakat dalam suatu bumi atau planet, antara lain jasa pengatur tata air, suplai oksigen, sumber genetik, cagar budaya, dan penyerapan karbon untuk mitigasi iklim global. Sehingga memberikan konsekuensi bahwa pemanfaatan hutan oleh suatu negara tidak lepas dari pengamatan dan perhatian masyarakat internasional, karena langsung atau tidak langsung akan berdampak secara global.

Publisher : puspijak
ISBN : 978-602-99985-2-8
Year : 2012
Dr Kirsfianti L Ginoga M.Sc
Indartik S.Si, M.SE
Download
14 Peran Pohon dalam Menjaga Kualitas Udara di Perkotaan

Abstract :

Peningkatan jumlah penduduk di perkotaan akan menyebabkan kualitas lingkungan menurun karena tingginya aktivitas manusia. Perkembangan kota seringkali diikuti oleh perkembangan teknologi, industri, peningkatan jumlah penduduk serta bertambahnya sarana transportasi. Kondisi demikian jelas akan memberikan dampak negatif terhadap lingkungan terutama pencemaran udara. Udara yang bersih sering dikotori oleh gas-gas pencemar baik yang dihasilkan oleh proses alam maupun yang disebabkan oleh kegiatan manusia. Pohon dan vegetasi akan menyerap dan menjerap polutan yang dikeluarkan kendaraan bermotor melalui daun. Menurut Bennet dan Hill (1975), dalam Umasda (1989) vegetasi berperan efektif dalam menyerap (absorp) polutan udara dan mampu membersihkan polutan tersebut dari udara.

Publisher : puspijak
ISBN : 978-602-6961-03-7
Year : 2015
- - -
Download
15 REDD+ dan Forest Governance

Abstract :

Indonesia telah meratifikasi United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) pada tanggal 5 Juni 1992, dengan mengeluarkan Undang-Undang No. 6/1994 tentang Pengesahan Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim. Sebagai negara berkembang yang tidak termasuk dalam negara Anex I UNFCCC, Indonesia berkomitmen untuk melaksanakan mandat Konvensi berdasarkan prinsip “common but differentiated responsibilities” dan sangat mendukung tujuan dari UNFCCC yaitu mencegah peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer agar tidak membahayakan kehidupan manusia di bumi. Bukti perubahan iklim dan dampaknya telah banyak dirasakan baik secara nyata maupun secara ilmiah. Berbagai studi menyebutkan semua Negara perlu membangun infrastruktur untuk beradaptasi (IPCC, 2006, Stern, 2007).

Publisher : puspijak
ISBN : 978-979-18767-3
Year : 2010
Ir Ari Wibowo M.Sc
Dr Fitri Nurfatriani S.Hut, M.Si
Download
16 Social Forestry Menuju Restorasi Pembangunan Kehutanan Berkelanjutan

Abstract :

Deforestasi dan degradasi hutan masih menjadi masalah krusial yang dihadapi sektor kehutanan saat ini. Laju deforestasi dan degradasi selama periode 2003 – 2008 mencapai 0,9 juta ha/tahun (Dephut, 2009). Banyak faktor yang memicu terjadinya deforestasi dan degradasi hutan, diantaranya adalah kondisi sosial/kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan yang relatif masih rendah, masih terbatasnya akses masyarakat terhadap pemanfaatan sumberdaya hutan, konflik tenurial yang sering berujung pada penyerobotan lahan, serta tidak seimbangnya supply dan demand kayu yang berpengaruh terhadap perkembangan industri perkayuan nasional. Kondisi demikian telah menuntut kita untuk melakukan restorasi dalam pembangunan kehutanan Indonesia

Publisher : puspijak
ISBN : 978-979-18767-8-0
Year : 2010
Ir Ismatul Hakim M.Sc
Dra Setiasih Irawanti M.Si
Download