Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Judul Penelitian

Analisis padu serasi tata ruang daerah dengan tata guna hutan

Ketua: Drs Epi Syahadat M.Si
Analisis
Identitas Penelitian
Anggota Penelitian
Lama: 12 bulan, Tahun: 2011
Dana: Rp.0,00
Lokasi :

Abstrak Penelitian

Pengurusan hutan harus mempertimbangkan  keserasian manfaat secara proporsional sesuai sifat, karakteristik dan kerentanan peranannya sebagai penyerasi keseimbangan lingkungan lokal, nasional, dan global. Sifat, karakteristik dan kerentanan hutan sebagai penyerasi keseimbangan lingkungan, dibagi dalam 3 (tiga) fungsi pokok yaitu hutan konservasi, hutan lindung, dan hutan produksi.

Untuk menjaga terpenuhinya keseimbangan manfaat lingkungan, manfaat sosial budaya, dan manfaat ekonomi, maka perubahan peruntukan dan fungsi kawasan hutan harus berasaskan optimalisasi distribusi fungsi dan manfaat kawasan hutan secara lestari dan berkelanjutan dengan memperhatikan keberadaan kawasan hutan dengan luasan yang cukup dan sebaran yang proposional (Pasal 2, PP 10/2010). Dengan penetapan luas kawasan hutan dan luas minimal kawasan hutan paling sedikit 30% untuk setiap daerah aliran sungai atau pulau, Menteri Kehutanan menetapkan luas kawasan hutan untuk setiap provinsi berdasarkan kondisi biofisik, iklim, penduduk dan keadaan sosial, dan ekonomi masyarakat setempat.

Dalam rangka optimalisasi fungsi kawasan hutan, mengingat adanya keterbatasan data dan informasi yang tersedia pada saat penunjukan kawasan hutan, adanya dinamika pembangunan, faktor alam, maupun faktor masyarakat, sehingga perlu dilakukan evaluasi fungsi kawasan hutan.

Gambar Penelitian
Publikasi Penelitian
Jurnal

Conference