Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Judul Penelitian

Perhitungan Karbon untuk Perbaikan Faktor Emisi/Serapan GRK Kehutanan pada Hutan Alam Tanah Mineral

Ketua: Virni Budi Arifanti S.Hut., M.Sc. PhD
Analisis
Identitas Penelitian
Anggota Penelitian
Lama: 12 bulan, Tahun: 2013
Dana: Rp.0,00
Lokasi :

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru


Abstrak Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah cadangan karbon tersimpan pada 5 pool karbon (karbon atas permukaan, karbon bawah permukan, karbon tumbuhan bawah, karbon serasah, karbon nekromas dan tanpa karbon tanah ) pada 6 tipe hutan di dan juga untuk menduga cadangan karbon tersimpan pada berbagai tutupan lahan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dalam rangka perbaikan nilai faktor emisi dan serapan. Hasil penelitian menunjukkan Cadangan karbon total (atas permukaan, bawah permukaan, tumbuhan bawah, serasah dan nekromas) tertinggi sampai terendah berturut-turut di hutan primer kerapatan rendah  (80,44 ton/ha); hutan primer kerapatan tinggi  (78,84 ton/ha); hutan sekunder kerapatan rendah  (77,18 ton/ha); hutan sekunder kerapatan tinggi  (69,78 ton/ha); hutan tanaman (23,06 ton/ha) dan savanna (5.33 ton/ha).  Cadangan karbon di TNBTS memiliki kisaran rata-rata antara 4,80–97,06 Mg/Ha dengan rata-rata biomassa tersimpan berkisar antara 9,60–194,12 Mg/Ha. Hutan Primer memiliki nilai biomassa dan cadangan karbon tersimpan tertinggi dan sawah memiliki nilai biomassa dan cadangan karbon tersimpan terendah. Tipe penutupan lahan hutan primer dan sawah mengalami penurunan luas, sedangkan hutan sekunder, hutan tanaman dan pertanian mengalami peningkatan luas yang sangat signifikan. Perubahan penutupan lahan berkorelasi dengan perubahan cadangan karbon tersimpan dalam skala lanskap. Total cadangan karbon tersimpan di TNBTS pada periode 1990–2011 mengalami perubahan sebesar 137.666,95 Mg  atau mengalami kenaikan sebesar 6.555,57 Mg/tahun atau setara dengan penyerapan 24.039,27 Mg.CO2/tahun. Peningkatan cadangan karbon disebabkan oleh perlindungan dan pemantauan kawasan hutan secara intensif dan rehabilitasi lahan yang dihasilkan dari kerjasama antara pengelola TNBTS dengan melibatkan masyarakat, organisasi kehutanan internasional Sumitomo Forestry.

Gambar Penelitian
Publikasi Penelitian
Jurnal

Conference