Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Judul Penelitian

Penentuan Tingkat Emisi

Ketua: Yanto Rochmayanto S.Hut, M.Si
Analisis
Identitas Penelitian
Anggota Penelitian
Lama: 12 bulan, Tahun: 2013
Dana: Rp.0,00
Lokasi :

Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan


Abstrak Penelitian

REL merupakan acuan dalam menghitung penurunan atau kenaikan emisi masa depan pada suatu wilayah. Sampai dengan saat ini sudah banyak dilakukan upaya penyusunan REL, namun lebih banyak di tingkat sub nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat emisi rujukan (REL) pada tingkat nasional pada sektor kehutanan dan lahan gambut. Adapun sasaran penelitian ini adalah : (1) Tersedianya rujukan tingkat emisi sektor kehutanan dan lahan gambut pada level nasional , dan (2) Tersedianya informasi potensi penurunan emisi yang dapat dilakukan oleh sektor kehutanan dan lahan gambut. Penelitian ini dilakukan dalam cakupan wilayah Indonesia. Data primer berupa : data aktivitas, yaitu perubahan tutupan hutan sejak tahun 2000 sampai dengan 2012. Data sekunder meliputi faktor emisi, laporan-laporan lembaga terkait MRV dan data-data penyebab deforestasi dan degradasi hutan. REL tingkat nasional dianalisis dengan menggunakan metode historical. Hasil kajian REL menunjukkan bahwa status emisi sektor kehutanan dan lahan gambut pada tahun 2011 yang dihitung secara historis sejak tahun 2000 adalah sebesar 1.936,42 Mt C. Tingkat emisi rujukan tahun 2020 menurut pendekatan metode perhitungan secara historical adalah 3.403,27 Mt C (setara dengan 12.478,64 Mt CO2-e). Menurut pendekatan historical adjusted diperoleh proyeksi emisi pada tahun 2020 adalah 3.248,94 Mt C (atau 11.912,79 Mt CO2-e) dari faktor populasi penduduk Indonesa. Adapun pendekatan historical adjusted dari faktor PDB per kapita menghasilkan proyeksi emisi tahun 2020 sebesa 3.335,28 Mt C (atau 12.229,38 Mt CO2-e). Indonesia perlu terus meningkatkan progress implementasi program kehutanan nasional. Dengen konsentrasi tersebut, potensi penurunan emisi dapat mencapai 4.883,52 Mt C, jauh lebih tinggi dari komitment pemerintah sebesar 26% dari emisi tahun 2020 (884,85 Mt C

Gambar Penelitian
Publikasi Penelitian
Jurnal

Conference