Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Judul Penelitian

Pemodelan Dampak Perubahan Iklim terhadap Ekosistem Hutan

Ketua: Dr Magdalena -
Analisis
Identitas Penelitian
Anggota Penelitian
Lama: 12 bulan, Tahun: 2013
Dana: Rp.0,00
Lokasi :

TN Baluran


Abstrak Penelitian

Kajian resiko iklim tingkat ekosistem hutan diperlukan untuk mengetahui apakah berbagai tipe ekosistem hutan termasuk kategori rentan dan berpeluang besar untuk terkena kejadian iklim ekstrim. Hal ini penting untuk pengelolaan hutan yang lestari saat ini dan dimasa mendatang. Penelitian ini bertujuan mendapatkan model dampak perubahan iklim terhadap ekosistem hutan pada suatu DAS di laksanakan di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. Sasaran penelitian adalah pertama, mengetahui distribusi kerentanan pada berbagai ekosistem hutan dan kedua mengetahui pengaruh perubahan iklim terhadap variabel ekosistem hutan.  Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi lapangan. Juga dilakukan pengumpulan data sekunder melalui pengumpulan data statistik, jurnal dan publikasi lainnya yang relevan.. Data dianalisis dengan analisis multivariate (analisis Kluster K-Means) dan scoring, yang digunakan untuk menentukan tingkat kerentanan ekosistem Hutan Baluran. Selain itu, dilakukan analisis tutupan Hutan Baluran tahun 1990-2012.

Hasil metode penskoran  (tanpa atau dengan normalisasi) menunjukkan hal yang sama yaitu pertama hutan primer memiliki kerentanan terendah. Kedua savana memiliki kerentanan tertinggi. Sementara itu, metode multivariate (Kluster K-Means) mengelompokkan tipe hutan menjadi tiga kelompok yaitu : hutan lahan kering dataran tinggi (kelompok kerentanan tinggi), hutan dataran rendah, mangrove dan hutan tanaman (kelompok kerentanan sedang) serta savana (kelompok kerentanan tinggi). 

Model teoritis menunjukkan  tekanan terhadap TN Baluran  berasal dari tiga sumber yaitu perubahan iklim, aktivitas manusia dan dominasi Acacia nilotica. Perubahan iklim akan memicu kekeringan dan kebakaran, perubahan komposisi tegakan, kematian tanaman dan dominasi spesies tertentu. Dari analisis kerentanan dan tutupan lahan, ditemukan bahwa a. telah terjadi perubahan komposisi spesies, khususnya savanna b. kemungkinan terjadinya perpindahan ekosistem dari dataran rendah ke  daerah pegunungan c. seedling dan sapling mangrove yang mendominasi areal belum tentu bertahan hidup hingga mencapai tumbuhan dewasa. d. tanaman muda (seedling dan sapling) A.nilotica paling dominan di areal savanna yang diobservasi  e. terdegradasinya hutan telah menurunkan populasi satwa, diantaranya banteng.

Gambar Penelitian
Publikasi Penelitian
Jurnal

Conference