Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Judul Penelitian

Kajian implementasi desentralisasi urusan kehutanan pada hutan lindung dan hutan produksi

Ketua: Dr. Ir Sulistya Ekawati M.Si
Analisis
Identitas Penelitian
Anggota Penelitian
Lama: 12 bulan, Tahun: 2011
Dana: Rp.0,00
Lokasi :

Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Pelalawan (Provinsi Riau) serta Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Barat (Kalimantan Timur)


Abstrak Penelitian

Sejak kebijakan desentralisasi diberlakukan, terjadi perubahan tata kelola di sektor kehutanan, dimana pengelolaan hutan produksi menjadi kewenangan pemerintahan Kabupaten.  Setelah sebelas tahun kebijakan desentralisasi berjalan deforestasi di hutan produksi terus berlanjut. Data Badan Planologi (2008), menyatakan bahwa sebaran luas deforestasi di dalam kawasan hutan seluruh Indonesia selama periode 2003 – 2006 adalah 166,8 ribu Ha atau 55,6 ribu Ha/th. Sebagian besar (49 %) luas deforestasi tersebut terjadi di kawasan hutan produksi. Deforestasi mengindikasikan bahwa kebijakan tersebut belum efektif.

Kegagalan kebijakan desentralisasi hutan produksi terkait dengan isi kebijakan dan implementasinya. Apakah ada kesenjangan antara kebijakan dan implementasinya. Dari sisi implementasi kebijakan, Pemerintah Kabupaten memiliki keterbatasan kapabilitas dalam mengelola hutan. Selain itu, sebagian dari kawasan yang dibebani ijin pemanfaatan hutan juga sudah tidak aktif (menunggu proses pencabutan ijin), sehingga kawasan hutan menjadi open acces, sehingga dirambah oleh masyarakat. Kondisi tersebut memperparah  deforestasi yang terjadi.

Implementasi tersebut menggambarkan kinerja.  Selama ini belum ada instrumen yang digunakan untuk mengukur kinerja Pemerintah Kabupaten dalam menjalankan desentralisasi pengelolaan hutan. Pengukuran ini sangat bermanfaat untuk memberikan masukan langkah-langkah ke depan yang perlu diambil oleh Pemerintah Pusat. Pertanyaan lain adalah apakah ada perbedaan pengurusan hutan produksi sebelum dan setelah desentralisasi.

Gambar Penelitian
Publikasi Penelitian
Jurnal

Conference