Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Journal Info

Title

Analisis Finansial Agroforestri Kayu Bawang (Dysoxilum Mollissimum Blume ) Dan Kebutuhan Lahan Minimum Di Provinsi Bengkulu (view : 108x)

Author
Anggota :

Penulis lain :

Bambang Tejo Premono & Sri Lestari

Journal Info

Journal Name : Jurnal Sosial Ekonomi Kehutanan | Volume : 10 | No. : 4 | Year : 2013

Abstract

Salah satu jenis tanaman unggulan lokal penghasil kayu yang banyak ditanam pada lahan milik di Provinsi Bengkulu adalah kayu bawang ( Blume). Masyarakat beranggapan penanaman kayu bawang pada lahan milik merupakan aset dan cadangan untuk kebutuhan mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial agroforestri kayu bawang dan kebutuhan lahan minimum sehingga dapat memberi gambaran mengenai penanaman lahan milik dengan pola agroforestri kayu bawang dan tanaman tahunan yang menjadi pilihan masyarakat. Penelitian ini dilakukan di 5 (lima) desa di Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu dimana masyarakatnya banyak menanam pola campuran (agroforestri) kayu bawang. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis finansial. Analisis sosial demografi masyarakat dilakukan secara deskriptif kuantitatif, sedangkan Analisis finansial untuk mengetahui NPV, IRR dan BCR. Hasil penelitian ini sebagai berikut: Penanaman kayu bawang pada lahan milik masyarakat di Propinsi Bengkulu dilakukan dengan pola campuran dengan tanaman tahunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti karet, kakao, dan sawit, pada tingka tsuku bunga 11% dan 13% didapatkan hasil bahwa pola-pola yang dikembangkan masyarakat layak secara finansial, pola penanaman agroforestri yang ada tidak peka terhadap perubahan harga dan volume produksi, kebutuhan lahan minimum penanaman campuran kayu bawang dan tanaman tahunan sekitar 0,34-1, 01 ha perpetani.

File : Download (hits : 25x)