Journal Info

Title

Proses Pengambilan Keputusan dalam Adopsi Inovasi Stimulan OrganikMelalui Analisis Peran Pemangku Kepentingan (view : 60x)

Author
Anggota :

Penulis lain :

Wa Ode Muliastuty Arsyad, Esti Rini Satiti, & Sukadaryati

Journal Info

Journal Name : Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan | Volume : 16 | No. : 1 | Year : 2019

Abstract

Adopsi stimulan berbahan dasar cuka kayu berpotensi untuk dikembangkan di Perhutani, oleh karena itu proses pengadopsian inovasi stimulan cuka kayu tersebut perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemangku kepentingan yang terlibat dan menganalisis hubungan antar pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan adopsi penggunaan stimulan di wilayah Perhutani. Responden dipilih dengan menggunakan metode
snowball sampling . Analisis pemangku kepentingan menggunakan
Interpretative Structural Modelling (ISM) sedangkan analisis hubungan antar pemangku kepentingan dilakukan dengan mengklasifikasikan hubungan tersebut dalam lima kategori, yaitu interaksi, kontinuitas, sinergitas, kekuatan, dan ada tidaknya konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemangku kepentingan yang terlibat dalam kebijakan adopsi penggunaan stimulan sebagian besar berada pada Kuadran IV (Independent) yaitu pejabat Perhutani yang memiliki kewenanganhukum dalam proses pengambilan keputusan. Penyadap pinus berada pada Kuadran I (Autonomous), artinya bahwa mereka memiliki pengaruh terbatas terhadap kebijakan adopsi inovasi stimulan tetapi memiliki minat yang sangat besar dalam pengelolaan hutan pinus. Akademisi, peneliti, Polisi Hutan, Dinas Kehutanan, dan KLHK
berada pada Kuadran II (Dependent). Mereka memainkan peran penting sebagai perantara atau fasilitator dan memiliki pengaruh besar dalam proses pengambilan keputusan. Hubungan interaksi, sinergitas, dan kontinuitas antar pemangku kepentingan telah terjalin dengan baik kecuali pihak akademisi dan peneliti. Akademisi dan peneliti bisa terlibat melalui kerjasama riset dengan Perhutani
.

File : Download (hits : 21x)