Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Journal Info

Title

Analisis Kebijakan Penyediaan Kayu Dalam Negeri (view : 52x)

Author
Anggota :
1. Dr Fitri Nurfatriani S.Hut, M.Si

Penulis lain :

Hendro Prahasto

Journal Info

Journal Name : Jurnal Sosial Ekonomi | Volume : 2 | No. : 2 | Year : 2001

Abstract

Produksi kayu yang dihasilkan oleh hutan alam baik berasal dari areal HPH maupun areal konversi selama 5 tahun terakhir tidak seimbang dengan besarnya permintaan bahan baku kayu oleh industri pengolahan kayu. Sementara itu produksi kayu dari hutan tanaman baik berasal dari hutan tanaman industri dan hutan rakyat belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tidak seimbangnya antara pasokan legal dan permintaan kayu bulat mengakibatkan kebutuhan bahan baku kayu industri pengolahan kayu dipasok dari kayu ilegal yang berasal penebangan liar. Tingginya permintaan kayu oleh industri tidak terlepas dari  besarnya kapasitas terpasang industri pengolahan kayu. Kebijakan pemerintah di masa lalu seperti mewajibkan para pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) untuk mendirikan industri pengolahan kayu, penerapan larangan ekspor kayu bulat, dan pengenaan pajak ekspor kayu gergajian yang sangat tinggi merangsang tumbuhnya industri pengolahan kayu di dalam negeri. Untuk mengatasi defisit kayu tersebut dapat ditempuh beberapa upaya melalui perbaikan manajemen hutan, impor kayu bulat dan penataan industri pengolahan kayu. Perbaikan manajemen dilakukan melalui penerapan sistem silvikultur dan pemanenan yang tepat serta pemanfaatan limbah tebangan atau kayu berdiameter kecil. Impor kayu mungkin dilakukan jika harga kayu impor mampu bersaing dengan harga kayu domestik. Sementara itu penataan industri dilakukan melalui peningkatan efisiensi, rasionalisasi dan restrukturisasi industri.

Kata kunci: Pasokan, permintaan, defisit, dan penebangan liar

File : Download (hits : 2x)