Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Journal Info

Title

Analisis Kebijakan Kemungkinan Penerapan Sistem Lelang Dalam Rangka Meningkatkan Nilai Kayu (Hutan) (view : 38x)

Author
Anggota :

Penulis lain :

Hendro Prahasto dan Siti Isfiati

Journal Info

Journal Name : Jurnal Sosial Ekonomi | Volume : 2 | No. : 1 | Year : 2001

Abstract

Lelang merupakan institusi pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli pada saat dan tempat tertentu dengan cara pembentukan harga yang kompetitif. Lelang kayu telah lama dilakukan oleh PT Perhutani, sedangkan lelang kayu yang berasal dari luar Jawa masih terbatas pada kayu-kayu yang bersifat ilegal. Dalam proses lelang kayu ilegal melibatkan banyak instansi sehingga menimbulkan biaya transaksi yang cukup besar. Dengan demikian harga lelang yang terbentuk menjadi rendah sehingga tujuan diadakan lelang kayu tidak tercapai sepenuhnya. Pelaksanaan lelang HPH lebih didorong karena adanya desakan dari International Monetary Fund (IMF) kepada  Pemerintah Indonesia yang tertuang dalam Letter of Intens (LoI). Dalam prakteknya sistem lelang HPH mempunyai banyak kelemahan karena terbatasnya informasi yang dimuat dalam dokumen lelang dan lemahnya sistem penyelenggaraan lelang. Harga dasar lelang hanya ditetapkan berdasarkan pada nilai kayu saja, dimana nilai tersebut hanya merupakan sebagian kecil dari seluruh nilai sumberdaya hutan. Dalam sumberdaya hutan masih terkandung nilai aset lain yang jauh lebih besar seperti hasil hutan non-kayu, keanekaragaman hayati, jasa lingkungan, fungsi konservasi dan lainnya. Selain itu jangka waktu pengusahaan HPH cukup panjang sehingga memiliki unsur ketidakpastian yang tinggi sehingga terjadi under valued atas harga lelang HPH tersebut. Lelang HPH juga tidak akan efisien ditinjau dari aspek manajemen dan penerimaan negara. Lelang yang masih memungkinkan selain lelang kayu adalah lelang tegakan pada blok-blok tebang. Besarnya nilai areal blok tebang sangat ditentukan oleh tinggi rendahnya potensi tegakan dan banyak sedikitnya jenis kayu yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Kata kunci: kebijakan, lelang, nilai tegakan dan nilai kayu

File : Download (hits : 3x)