Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Journal Info

Title

Analisis Dampak Pengembangan Komoditas Perkebunan Terhadap Perekonomian Wilayah Di Propinsi Sumatera Utara (view : 52x)

Author
Anggota :

Penulis lain :

Sabarman Damanik

Journal Info

Journal Name : Jurnal Sosial Ekonomi | Volume : 1 | No. : 1 | Year : 2000

Abstract

Kebijakan pengembangan sub sektor perkebunan secara ekonomi mempunyai sasaran yang meliputi :

  1. Meningkatkan produktivitas dan kualitas konsumsi dalam negeri dan ekspor non migas.
  2. Peningkatan nilai tambah melalui diversifikasi hasil utama, hasil sampingan dan manfaat limbah.
  3. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani dan penyerapan tenaga kerja.

Luas pengusahaan komoditas perkebunan di Indonesia tahun 1995 menunjukkan kenaikan dari tahun sebelumnya. Saat ini luas penanaman kelapa sawit 2 516 079 ha, karet 3 547 170 ha, tanaman kelapa 3 722 527 ha dan kopi 1 179 843 ha. Dalam konteks regional, peranan sub sektor perkebunan khususnya komoditas kelapa, karet, dan kelapa sawit cukup dominan. Sharenya dalam kegiatan perekonomian wilayah yaitu sebesar 6.71 persen atau kedua terbesar setelah tanaman pangan. Penelitian ini menekankan kepada kajian teoritikal dan empirik, tentang pentingnya saling hubungan antara pertanian, khususnya sub sektor ekonomi lainnya yang ditunjukkan oleh adanya peningkatan dalam pertumbuhan ekonomi. Komoditas perekonomian di Sumatera Utara merupakan ekspor, sehingga komoditas ini perlu dikembangkan terutama pada wilayah yang relatif mempunyai tingkat pendapatan dan kesempatan kerja yang tinggi sebanding wilayah lainnya. Di samping adanya pemasukan devisa untuk negara juga dapat dijadikan instrumen dalam mengurangi kesenjangan ekonomi wilayah di propinsi Sumatera Utara. Komoditas perkebunan dalam menciptakan nilai tambah (pendapatan) dan kesempatan kerja lebih rendah dibandingkan sektor pertanian. Komoditas pertanian yang berorientasi pasar domestik seperti padi, ternak, kelapa dan sayuran serta buah-buahan pada umumnya mempunyai kemampuan dalam menciptakan nilai tambah dan kesempatan kerja.

Kata kunci : input-output, perkebunan, perekonomian wilayah, sumatera utara

 

File : Download (hits : 30x)