Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Journal Info

Title

Dampak Perubahan Musim Dan Strategi Adaptasi Pengelola Dan Masyarakat Desa Sekitar Taman Nasional Baluran (view : 133x)

Author
Ketua : Dra Sylviani .
Anggota :
1. Dr. Ir. Niken Sakuntaladewi M.Sc

Penulis lain :
Journal Info

Journal Name : Jurnal Sosial Ekonomi Kehutanan | Volume : 07 | No. : 3 | Year : 2010

Abstract

Perubahan iklim berdampak pada sumber daya alam dan kehidupan masyarakat utamanya mereka yang penghidupannya bergantung pada sumberdaya alam (hutan). Masyarakat harus beradaptasi pada perubahan lingkungan di sekitarnya untuk dapat bertahan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang sektor yang terkena dampak perubahan iklim, pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat yang penghidupannya tergantung pada alam, dan strategi adaptasi yang mereka pilih untuk bertahan pada lingkungan yang berubah. Penelitian dilakukan terhadap masyarakat desa sekitar Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur. Dengan menggunakan metode Risk Analysis ditaksir dan dievaluasi derajat resiko secara kualitatif sebagai konsekwensi atas dampak perubahan iklim terhadap masyarakat.Hasil penelitian mendapatkan bahwa masyarakat tidak mengetahui adanya perubahan iklim, namun mereka merasakan terjadi perubahan musim. Musim penghujan menjadi pendek, musim kemarau menjadi lebih panjang, ketersediaan air untuk pertanian dan keperluan rumah tangga berkurang, dan suhu menjadi lebih panas. Kondisi ini berdampak negatif pada sektor pertanian, perikanan yang merupakan penghasilan utama 70% hingga 90% masyarakat desa penelitian. Dampak negatif juga terjadi di sektor kehutanan berupa peningkatan tekanan terhadap hutan, khususnya Taman Nasional Baluran, untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat akan pangan, energi dan tambahan penghasilan. Adaptasi dilakukan masyarakat sesuai kemampuan, akses terhadap sumber daya alam di sekeliling mereka, dan program pembangunan dari pemerintah daerah serta Balai Taman Nasional Baluran. Adaptasi dimaksud berupa penyesuaian musim tanam, perubahan pola tanam, pencarian alternatif pemenuhan kebutuhan keluarga dari hutan dan dari pengembangan sektor lain, dan bangunan teknis berupa sumur, saluran irigasi, dan dam. Adaptasi tersebut merupakan adaptasi responsif dan antisipatif. Program pembangunan/pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah setempat dan Taman Nasional mencoba merespon secara langsung ketiga macam kebutuhan masyarakat agar keberadaan Taman Nasional tetap terjaga. 

File : Download (hits : 135x)