Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Journal Info

Title

Tingkat Kerentanan Masyarakat Terhadap Perubahan Iklim Pada Ekosistem Pegunungan : Kasus Di Gunung Talang Kabupaten Solok, Sumatera Barat (view : 120x)

Author
Ketua : Yanto Rochmayanto S.Hut, M.Si
Anggota :

Penulis lain :
Journal Info

Journal Name : Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan | Volume : 12 | No. : 2 | Year : 2015

Abstract

Ekosistem pegunungan sangat sensitif terhadap perubahan iklim sehingga kegagalan dalam menangani dinamika iklim akan berdampak serius bagi sektor kehutanan dan pertanian. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan masyarakat pada ekosistem pegunungan terhadap perubahan iklim. Penelitian dilaksanakan di tiga nagari di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, yaitu: Salayo Tanang Bukit Sileh, Air Batumbuk dan Air Dingin. Data primer dan sekunder diambil melalui observasi dan wawancara dengan 30 responden di setiap nagari, kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif dan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan fokus longsor memiliki tingkat kerentanan tinggi di semua nagari. Nagari singkapan Salayo Tanang Bukit Sileh dan Nagari Air Dingin menunjukkan tingkat sensitivitas tinggi, sedangkan Nagari Air Batumbuk menunjukkan tingkat sensitivitas sedang. Faktor utama pembentuk kerentanan pada ekosistem pegunungan adalah infrastruktur (bangunan pengendali longsor, pola pemukiman), ekologi (tutupan hutan, kondisi tebing) dan ekonomi (mata pencaharian berbasis lahan/sumber daya alam). Upaya pengurangan tingkat kerentanan masyarakat adalah: pembangunan fisik pengendali tebing, penataan pemukiman yang resisten terhadap tanah longsor, pengayaan tanaman berkayu di areal pertanian dan perkebunan yang kemiringannya >45 , pengayaan dan perluasan hutan lindung nagari

File : Download (hits : x)