Search
Profile
Collection
Collaborative Research
PUI
Journal Info

Title

Resolusi Konflik Tesso Nilo Di Taman Nasional Riau, Indonesia: Tinjauan Relasi Pemangku Kepentingan (view : 136x)

Author
Ketua : Handoyo S.Hut., M.Si.
Anggota :

Penulis lain :
Journal Info

Journal Name : Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan | Volume : 12 | No. : 2 | Year : 2015

Abstract

Konflik di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melibatkan banyak aktor, skenario dan kepentingan yang mengancam keberadaannya sebagai kawasan yang bertujuan mengkonservasi ekosistem bagi kelangsungan hidup gajah sumatera. Kajian ini menemukan signifikansinya ketika dapat mengurai para aktor dan dapat memberi salah satu pendekatan dalam mengelola relasinya melalui metode (PSA). Atribut aktor yang power stakeholders analysis menentukan posisinya pada kuadran kartu PSA ditentukan melalui (FGD). Hasil studi focussed group discussion menunjukkan aktor yang terlibat pada konflik ini adalah: TNTN, masyarakat setempat, masyarakat pendatang, pemodal kebun sawit, koperasi, oknum aparat, pemerintah daerah, penegak hukum dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Balai TNTN, pemerintah daerah dan penegak hukum berada pada kuadran dengan karakteristik pemangku kepentingan yang mempunyai kekuasaan dan potensi tinggi. Pemangku pada kuadran ini dapat melakukan kolaborasi dalam rangka memperkuat pengelolaan. Pemodal kebun sawit, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan LSM merupakan aktor yang mempunyai kekuasaan tinggi namun potensi rendah. Manajemen relasi yang dapat ditawarkan adalah TNTN dapat mengambil kebijakan bertahan dari pemodal kebun sawit untuk menanamkan investasinya di kawasan TNTN dan mengambil tindakan mitigasi dampak dari LSM dan BPN yang berbeda perspektifnya. Masyarakat setempat dan masyarakat pendatang mempunyai potensi tinggi namun mempunyai kekuasaan rendah. Pihak TNTN dapat meningkatkan kapasitas mereka untuk mengelola taman nasional.

File : Download (hits : x)